WARTADEMOKRASI.COM – Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa kembali mengungkap prediksinya mengenai peta politik Indonesia pada masa mendatang.
Melalui akun X miliknya, Dokter Tifa menyebut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2029-2034.
Pernyataan tersebut disampaikan Dokter Tifa dalam cuitannya yang dikutip pada Minggu (13/9/2026).
Ia mengingatkan bahwa dirinya telah menyampaikan prediksi mengenai kemenangan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 sejak 10 Agustus 2022.
“Perhatikan tanggal di media itu, tanggal 10 Agustus 2022 saya sudah menyatakan bahwa Presiden RI tahun 2024-2029 adalah Prabowo Subianto,” tulis Dokter Tifa.
Dokter Tifa menegaskan, menurutnya, pernyataan tersebut bukan sekadar ramalan.
Ia mengaku menggunakan metode analisis yang disebutnya sebagai Foresight Methodology yang telah diuji selama belasan tahun.
Metode tersebut, menurut Dokter Tifa, menggabungkan sejumlah pendekatan analisis, mulai dari Systematic Horizon Scanning, Delphi, Bayesian, Cross Impact, MICMAC, STEEP PESTLE, hingga backcasting.
“Makanya sejak 2004 saya tidak pernah salah memprediksi siapa Presiden yang terpilih,” ujarnya.
Dokter Tifa kemudian mengungkap bahwa dirinya telah menjalankan kembali model prediksi tersebut untuk membaca kemungkinan arah politik Indonesia setelah pemerintahan Prabowo Subianto.
Hasilnya, ia menyebut AHY sebagai sosok yang diprediksinya akan menjadi Presiden RI berikutnya.
“Next, Model prediksi sudah saya jalankan. Presiden 2029 InsyaAllah adalah AHY,” tulisnya.
Menariknya, Dokter Tifa tidak menggambarkan pergantian kepemimpinan tersebut sebagai proses politik yang sederhana.
Ia justru menyebut akan ada “liku-liku, dramaturgi, kisah pengorbanan sekaligus kenegarawanan” yang melibatkan Prabowo Subianto.
Dalam skenario yang disampaikannya, Dokter Tifa mengaitkan masa depan politik Prabowo dengan peristiwa sejarah 1998.
Ia menyinggung mundurnya Presiden Soeharto setelah gelombang krisis politik dan ekonomi pada Mei 1998, yang kemudian membuat Wakil Presiden BJ Habibie menggantikannya sebagai presiden.
Sebagai catatan, Soeharto secara resmi menyatakan berhenti sebagai Presiden RI pada 21 Mei 1998.
Prabowo sendiri diketahui pernah menjadi menantu Soeharto setelah menikah dengan Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.
Dokter Tifa kemudian membuat skenario politik yang jauh lebih spekulatif.
Ia memprediksi Prabowo akan kembali maju dan menjalani periode kedua sebagai presiden, sebelum pada 2030 mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.
Dalam skenario tersebut, posisi presiden kemudian disebut akan diteruskan oleh AHY yang diprediksinya menjadi wakil presiden.
Prediksi itu juga dikaitkan Dokter Tifa dengan situasi geopolitik global.
Ia memperkirakan periode 2030-2037 akan menjadi masa yang sulit akibat meluasnya konflik global yang disebutnya sebagai Perang Dunia III, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.
“Indonesia dan dunia akan menghadapi masa sangat sulit: 2030-2037 Perang Dunia III yang luas dan mencekam,” tulisnya.
Dokter Tifa bahkan berharap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih dalam kondisi sehat untuk mendampingi dan memimpin apa yang disebutnya sebagai “Dewan Jendral” yang akan mendampingi AHY.
Prediksi dokter Tifa tentang Presiden.
Perhatikan tanggal di media itu, tanggal 10 Agustus 2022 saya sudah menyatakan bahwa Presiden RI tahun 2024-2029 adalah Prabowo Subianto.
Saya bukan meramal tetapi menggunakan Foresight Methodology yang sudah belasan tahun saya uji… pic.twitter.com/MCkTlMLXJd
— Dokter Tifa (@DokterTifa) September 13, 2026