WARTADEMOKRASI.COM – Massa unjuk rasa Emak Muda (Emud) Bersatu menyampaikan aspirasi di kawasan Monas Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026) sejak pukul 10.00 WIB.
Dalam aksinya yang dikuti sekitar seribu orang, mereka membentangkan spanduk serta poster berisi dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Mereka juga memberikan dukungan penuh kepada program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) serta membawa alat dapur serta sayuran sebagai simbol program MBG bermanfaat bagi rakyat.
Peserta aksi juga memperagakan aksi bunga mawar sebagai bentuk dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto yang menjalankan sejumlah program Pro Rakyat.
Selain orasi secara bergantian, para orator juga membacakan puisi tentang manfaat program kerakyatan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“MBG sudah terbukti berperan dalam mendukung stunting. Semua sudah merasakan manfaat MBG,” kata orator Oktasari Sabil.
Spanduk bertuliskan emak-emak mendukung MBG untuk generasi cerdas, mendukung program Indonesia Emas 2045.
“Jangan sentuh Presiden Prabowo! Kami mendukung program prokerakyatan,” ujarnya menegaskan.
Dalam aksinya mereka menyatakan delapan poin tuntutan.
“Kami merupakan kumpulan para ibu muda yang peduli terhadap masa depan anak-anak, keluarga, dan bangsa Indonesia,” kata Korlap Dewi saat orasi.
Ia menyatakan tuntutan pertama adalah mendesak percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami mendukung program MBG karena menyangkut masa depan generasi Indonesia. Program ini harus memiliki landasan hukum yang kuat agar pelaksanaannya semakin baik, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” paparnya.
Kedua, mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor.
Dia mengatakan rakyat sudah terlalu lama menunggu langkah tegas terhadap koruptor.
Uang negara yang dicuri harus dikembalikan untuk kepentingan rakyat, bukan hanya pelakunya yang dihukum.
Ketiga, mendukung Koperasi Merah Putih. Pihaknya berharap program ini dapat menjadi sarana bagi masyarakat kecil, UMKM, petani, nelayan, dan ibu rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Keempat, mendukung program Sekolah Rakyat. Masih banyak anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan yang layak.
“Kami mendukung program ini agar semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kelima, mendukung percepatan ketahanan pangan nasional dan Proyek Strategis Nasional.
Ketersediaan pangan dan pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan penting bagi masa depan Indonesia.
“Program yang bermanfaat bagi rakyat harus terus dikawal dan dipercepat,” kata dia.
Keenam, pihaknya mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan bangsa dan melawan segala bentuk provokasi.
Menurut dia perbedaan pandangan tidak boleh memecah belah persaudaraan sesama anak bangsa. Indonesia membutuhkan persatuan untuk terus maju.
Ketujuh, mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap menteri dan wakil menteri yang tidak menunjukkan kinerja maksimal.
“Program yang baik membutuhkan pelaksana yang baik. Karena itu, pejabat yang tidak mampu bekerja sesuai harapan rakyat perlu dievaluasi dan diganti,” tuturnya.
Kedelapan, mendukung keberlanjutan kepemimpinan Prabowo–Gibran.
“Kami menilai berbagai program yang sedang berjalan perlu mendapat kesempatan untuk dilanjutkan dan disempurnakan demi kesejahteraan rakyat,” tambah dia.
Sumber: Inilah