WARTADEMOKRASI.COM — Keputusan mendadak Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI pada Pemilu 2029 langsung memicu gelombang kontroversi panas!
Langkah putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini menyulut emosi publik hingga panen kritik menohok karena dianggap “kebelet berkuasa” di tengah krisis dan beban hidup rakyat yang makin menghimpit.
Sementara kader internal PSI bersorak gembira, kritik keras bertubi-tubi menghujani manuver politik yang dinilai sangat premature dan tidak berempati tersebut!
Salah satu serangan paling menohok datang dari pegiat media sosial kenamaan, Chusnul Chotimah.
Ia mengecam keras fokus PSI yang dinilai sengaja mengabaikan penderitaan rakyat demi mengejar syahwat kekuasaan semata.
Chusnul menyoroti betapa kontrasnya ambisi politik PSI dengan kondisi bangsa yang sedang carut-marut akibat warisan utang, proyek tak berguna, hingga keadilan hukum yang makin tumpul.
“Beban negara makin berat, dari warisan hutang, pembangunan ga penting, korupsi, hingga hukum amburadul, koruptor diistimewakan, maling ayam dimassa sampe mati,” sindir Chusnul tajam melalui akun X pribadinya.
Menurutnya, pengumuman pencalonan Kaesang di saat Pemilu masih bertahun-tahun lagi menjadi bukti nyata bahwa partai yang mengaku mewakili anak muda ini telah kehilangan kepekaan sosial dan nurani kemanusiaan.
“Rakyat makin menderita, Pemilu masih lama, tapi di otak PSI cuma ada kekuasaan. Ga punya nurani,” semprot Chusnul tanpa aling-aling.
Sebelumnya, badai kritik ini dipicu oleh pengumuman resmi Kaesang saat memimpin Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026) malam.
Tanpa ragu, ia memproklamirkan siap bertarung memperebutkan kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah pada 2029.
Di hadapan para pendukungnya, Kaesang meminta seluruh kader PSI merapatkan barisan dan melarang keras adanya gesekan internal demi mengamankan suaranya kelak.
“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah,” ujar Kaesang menegaskan posisi barunya.
“Insya Allah saya akan membersamai seluruh kader karena teritori yang diberikan kepada saya hanya di Kota Solo,” pungkasnya penuh optimisme.
Sikap percaya diri Kaesang dan PSI yang terkesan ‘cuek’ terhadap derita masyarakat ini dipastikan bakal memantik polemik panjang serta mempertegas persepsi publik mengenai ambisi politik keluarga di panggung nasional!