Pengamat: Rayakan Ultah dengan ‘Mewah’ di Tengah Efisiensi Anggaran, Seskab Teddy Harus Minta Maaf ke Publik!

WARTADEMOKRASI.COM – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menyoroti perayaan ulang tahun (ultah) Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang terkesan mewah.

Berbanding terbalik dengan kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Penerapan efisiensi anggaran yang diberlakukan sejak 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto harus ditaati para pembantunya, terutama di kalangan orang-orang di sekitarnya. Namun, sangat disayangkan, perayaan ultah Seskab Teddy, sepertinya tidak taat pada kebijakan tersebut,” ujar Fernando di Jakarta, Jumat (17/4/2026) malam.

Fernando menilai, di saat pemerintah tengah melakukan efisiensi secara ketat, Teddy justru merayakan ulang tahun di hotel mewah hingga di pesawat.

Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap kebijakan presiden.

“Seharusnya Teddy mencontoh Ibu Titiek Soeharto yang merayakan ultahnya secara sederhana di DPR. Saya berharap Teddy meminta maaf kepada masyarakat Indonesia yang merasa tersakiti, karena secara sengaja mengekspos perayaan ultahnya,” tegasnya.

Ia juga menilai momen tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa orang-orang kepercayaan presiden justru merusak citra publik terhadap pemerintah.

“Hal itu bisa dianggap karena pemberlakuan efisiensi anggaran hanya ‘omon-omon’ dan berlaku untuk kementerian atau lembaga lain saja,” pungkasnya.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Suaradotcom (@suaradotcom)

Sebagai informasi, Teddy Indra Wijaya dan Titiek Soeharto sama-sama berulang tahun pada 14 April.

Namun, cara keduanya merayakan momen tersebut dinilai kontras.

Titiek Soeharto, yang akrab disapa Mbak Titiek, memilih merayakan ulang tahun secara sederhana di Kompleks DPR usai rapat Komisi IV yang dipimpinnya.

Saat itu, ia ditemani putranya, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo, serta sejumlah mitra komisi.

Perayaan dilakukan dengan pemotongan tumpeng dan tiup lilin di atas kue ulang tahun.

Sementara itu, Teddy merayakan ulang tahun di beberapa lokasi, mulai dari hotel mewah hingga di dalam pesawat.

Hal itu terjadi di sela tugas negara saat mendampingi kunjungan kerja Presiden ke luar negeri.

Saat berada di Paris, Teddy merayakan momen tersebut di Four Seasons Hotel George V, yang dikenal sebagai salah satu hotel prestisius.

Rombongan Presiden Prabowo diketahui menempati tipe kamar Signature Royal Suite dengan kisaran harga Rp300 juta hingga Rp500 juta per malam.

Selain itu, Teddy juga mendapat kejutan ulang tahun dari pramugari saat perjalanan dinas menuju Paris, Prancis, lengkap dengan kue ulang tahun.

Kehebohan Ultah Seskab Teddy Dinilai Perlihatkan Panggung Politik yang Salah Arah

Perayaan ulang tahun Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menuai perhatian publik.

Momen tersebut disorot karena dinilai digelar secara berlebihan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa, menilai perayaan tersebut mencerminkan komunikasi politik yang kurang tepat.

“Di tengah kondisi masyarakat yang masih bergulat dengan ketidakpastian ekonomi, pesta semacam itu justru menampilkan wajah kekuasaan yang arogan dan tidak peka,” ujar Herry saat dihubungi Inilah.com di Jakarta, Jumat (17/4/2026) malam.

Ia menilai, perayaan tersebut bukan sekadar acara pribadi, melainkan bisa ditafsirkan sebagai simbol jarak antara elite dan masyarakat.

“Alih-alih menunjukkan kedekatan dengan rakyat, istana seakan menegaskan jarak sosial yang lebar antara elite dan masyarakat biasa. Ini bukan sekadar pesta pribadi, melainkan simbol ketidakpedulian terhadap rasa keadilan publik,” tegasnya.

Sorotan juga muncul karena perayaan ulang tahun Teddy berlangsung berbarengan dengan ulang tahun Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediarti Soeharto atau Titiek Soeharto, yang justru dirayakan secara sederhana.

“Publik melihat kontras yang tajam. Kesederhanaan (Titiek) itu bisa dibaca sebagai sikap rendah hati, sementara pesta mewah Teddy justru menegaskan citra eksklusif dan privilese,” tuturnya.

Herry menilai, publikasi perayaan tersebut dapat menimbulkan persepsi tertentu di tengah masyarakat.

“Dan saya nyatakan bahwa ini adalah panggung politik yang salah arah, yang berisiko memperburuk citra pemerintah sebagai elite yang sibuk berpesta sementara rakyat menuntut keadilan dan kesederhanaan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Teddy Indra Wijaya dan Titiek Soeharto sama-sama berulang tahun pada 14 April.

Namun, cara keduanya merayakan momen tersebut berbeda.

Titiek merayakan ulang tahunnya secara sederhana di Kompleks DPR usai rapat Komisi IV.

Ia ditemani putranya, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Prabowo, serta sejumlah mitra komisi.

Perayaan dilakukan dengan pemotongan tumpeng dan tiup lilin di atas kue ulang tahun.

Sementara itu, Teddy merayakan ulang tahun di beberapa lokasi, mulai dari hotel hingga dalam penerbangan.

Saat berada di Paris, ia merayakan momen tersebut di Four Seasons Hotel George V, yang dikenal sebagai salah satu hotel prestisius.

Rombongan Presiden Prabowo diketahui menempati tipe kamar Signature Royal Suite dengan kisaran harga Rp300 juta hingga Rp500 juta per malam.

Selain itu, Teddy juga mendapat kejutan ulang tahun dari pramugari saat perjalanan dinas menuju Paris, Prancis, lengkap dengan kue ulang tahun.

Sumber: Inilah

Kamu mungkin suka