Ramalan Sheikh Yassin Soal Negara Israel Akan ‘Terhapus’ Dari Peta Dunia 2027 Jadi Viral!

DEMOCRAZY.ID – Ketika perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel berkobar di Timur Tengah, prediksi atau ramalan lama dari Sheih Yassin tentang Negara Israel akan lenyap pada 2027 menjadi viral kembali di media sosial.

Prediksi itu sebenarnya disampaikan Yassin saat wawancaranya dengan jurnalis Al Jazeera, Ahmed Mansour, pada 8 Mei 1999. Sheikh Yassin meninggal pada 2 Maret 2004.

Pendiri gerakan Hamas itu merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 26 yang berkisah tentang perjalanan Bani Israil.

Dalam ceramahnya, Syekh Ahmad Yasin menafsirkan ayat tersebut sebagai gambaran siklus sejarah yang menurutnya menunjukkan bahwa kekuasaan Israel tidak akan bertahan selamanya.

“Israel berdiri di atas kezaliman dan penindasan, sehingga segala sesuatu yang lahir dari penindasan akan berakhir pada kehancuran,” kata Yassin dalam wawacara tersebut.

Dalam potongan ceramah yang beredar, Syekh Ahmad Yasin menjelaskan bahwa Al-Qur’an menyebutkan periode “empat puluh tahun” dalam kisah Bani Israil.

Ia kemudian mengaitkan angka tersebut dengan dinamika konflik Palestina dan Israel yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Menurut penafsiran yang disampaikan dalam ceramah tersebut, masa empat puluh tahun itu dihubungkan dengan periode perjuangan generasi baru Palestina.

Dari perhitungan tersebut, ia menyebut kemungkinan runtuhnya Israel diperkirakan terjadi sekitar tahun 2027.

“Ini disebutkan dalam Al-Qur’an lewat Surat Al-Maidah ayat 26,” ujar Syekh Ahmad Yasin dalam ceramah yang kini beredar luas di berbagai platform digital.

Namun demikian, sejumlah kalangan menilai bahwa tafsir mengenai waktu runtuhnya sebuah negara tidak dapat dipastikan secara mutlak.

Penafsiran tersebut lebih merupakan pandangan atau analisis dari tokoh yang menyampaikan ceramah.

Meski begitu, potongan video ceramah tersebut tetap menarik perhatian warganet karena muncul di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang terus memanas, termasuk konflik berkepanjangan antara Israel, Palestina, dan ketegangan dengan Iran.

Viralnya video itu menunjukkan bagaimana tafsir keagamaan, sejarah konflik, dan dinamika media sosial seringkali bertemu dalam membentuk diskursus publik di era digital saat ini..

Sosok Sheikh Ahmed Ismail Hassan Yassin, salah satu tokoh pendiri Hamas yang telah lama meninggal, kembali viral di tengah perang Iran melawan AS-Israel.

Kali ini terkait prediksinya tentang Negara Israel yang akan lenyap pada 2027 mendatang.

Menurutnya, Israel memang didukung oleh kekuatan yang besar, namun kekuatan itu tidak ada yang kekal.

Dia mengibaratkan kekuatan itu sama halnya seperti manusia yang lahir, tumbuh, besar, tua dan kemudian meninggal.

Sama halnya dengan sebuah negara, kata Yassin, negara tersebut akan tumbuh, berkembang sedikit demi sedikit, berada pada puncak kejayaannya kemudian akan hancur.

Yassin menyampaikan prediksi tentang lenyapnya Negara Israel ketika negara pendudukan itu berusia 50 tahun.

“Saya katakan, Insya Allah Israel akan hancur di awal abad mendatang, tepatnya pada 2027, Israel tidak akan ada lagi,” katanya saat itu.

Menurutnya, analisa tersebut dia yakini dari Al-Qur’an. Dia mengatakan ada fase generasi setiap 40 tahun akan berubah.

“Karena saya beriman kepada Al-Qur’an yang mulia, Al-Qur’an mengatakan generasi akan berubah setiap 40 tahun,” katanya.

“Dalam 40 tahun pertama kami menghadapi Nakba (pada 1948), 40 tahun kedua kami memulai Intifada (pada 1987) yang mana kami melakukan penentangan peperangan pengeboman terhadap Israel, 40 tahun ketiga akan berakhirnya entitas Israel, Insya Allah,” kata Yassin.

“Rujukan Al-Qur’an, apabila Allah SWT menghukum bani Israil tidak keluar dari padang pasir selama 40 tahun supaya apa? Supaya menukarkan dari generasi yang sakit sudah berputus asa dengan generasi pejuang.”

“Gerakan Nakba yang pertama telah pergi, diganti dengan generasi pelempar batu dan pelempar bom, generasi seterusnya adalah generasi pembebas, Insya Allah,” katanya.

Sumber: Herald

Kamu mungkin suka