Pengakuan Mengejutkan Anak Sumitro! Ungkap Penulisan Ejaan Nama Ayahnya ‘Berbeda’ dengan Ijazah Jokowi

WARTADEMOKRASI.COM – Lembar pengesahan skripsi Jokowi diduga palsu karena penulisan nama dosen pembimbing utama.

Putri Achmad Sumitro, Aida Greenbury, menunjukkan dokumen kelulusannya dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mencantumkan nama ayahnya dengan ejaan “Sumitro” bukan “Soemitro” seperti di lembar pengesahan skripsi Jokowi.

Aida pertama kali menunjukkan dokumen tersebut melalui unggahan di akun X pada 12 Mei 2021.

Di dalam tulisannya, Aida mengatakan, “Ini ijazah saya yang ditandatangani ayah saya, Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Prof. Achmad Sumitro.”

Unggahan itu menjadi salah satu dokumen pembanding yang digunakan dalam perdebatan mengenai penulisan nama Achmad Sumitro.

Persoalan nama itu kembali ia tegaskan pada 25 Maret 2025 ketika polemik dokumen akademik Jokowi mencuat.

Ia meminta publik tidak berbicara seolah-olah mengenal ayahnya.

“Tolong berhenti berpura-pura mengenal ayah saya dan berhenti berbicara atas nama ayah saya,” tulisnya di @AidaGreenbury.

Dalam unggahan yang sama, Aida menegaskan ejaan nama ayahnya yang menurutnya benar.

“Nama ayah saya adalah Prof Dr Ir Achmad Sumitro, bukan Prof Dr Ir Achmad Soemitro,” tegas Aida.

Selain persoalan nama Sumitro di lembar pengesahan skripsi, pihak penggugat juga mempersoalkaan dugaan pemalsuan tanda tangan di ijazah Jokowi.

Sementara itu, pihak UGM telah menyatakan, skripsi dan ijazah Jokowi asli.

UGM juga mengklaim memiliki catatan akademik yang mendukung riwayat studi Jokowi di Fakultas Kehutanan.

Dekan Fakultas Kehutanan Sigit Sunarta menegaskan, kedua ejaan tersebut tetap merujuk kepada satu orang, bukan dua sosok berbeda.

“Itu sesuatu yang biasa ya pada waktu itu khususnya berkaitan dengan ejaan bahasa Indonesia ada Su dan Soe begitu ya. Dua-duanya dokumen resmi. Sumitro dan Soemitro adalah orang yang sama ,” ujar Sigit.

Kamu mungkin suka