WARTADEMOKRASI.COM — Skandal keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendadak memasuki babak baru yang makin membara dan penuh intrik! Aktivis 1998 yang kini berstatus tersangka, Rustam Effendi, melempar bom pengakuan mencengangkan terkait asal-usul dokumen yang selama ini diperdebatkan publik.
Rustam mengklaim telah berhasil membongkar ‘dalang’ serta lokasi persis pembuatan ijazah tersebut, yang disebut-sebut sengaja dirancang demi meloloskan Jokowi di ajang Pilgub DKI Jakarta 2012 silam!
Tak main-main, Rustam mengaku telah bertatap muka secara langsung dengan sumber primer yang memegang kunci rahasia besar ini.
Menurutnya, sosok tersebut merupakan petinggi relawan yang secara terbuka mengakui keterlibatannya dalam meracik dokumen tersebut bersama nama mantan Deputi IV KSP, Eko Sulistyo.
“Siapa yang membuat itu? Ya relawan-relawan itu. Nah, saya temukan dan mengakui bahkan orang yang tertinggi dari relawan itu, itu kerjaan gue sama Eko Sulistyo,” beber Rustam blak-blakan.
Lebih mengejutkan lagi, Rustam secara spesifik menunjuk Pasar Pramuka, Jakarta — lokasi yang populer dikenal publik sebagai pusat percetakan — sebagai tempat ‘dapur’ pembuatan ijazah tersebut pada tahun 2012, saat Jokowi bersiap maju mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Berbekal kesaksian dari sumber internal relawan tersebut, Rustam menegaskan akan menyeret saksi kunci ini ke hadapan publik demi membongkar klaim keaslian ijazah yang selama ini dipertahankan Jokowi.
“Kalau kita bertarung, nanti kita dorong orang itu biar Jokowi itu mukanya berdarah-darah. Menangis darah biar dipermalukan kepada seluruh rakyat Indonesia,” cetusnya garang.
Ia menekankan bahwa langkah nekat ini diambil demi memberi pelajaran politik bagi bangsa agar tidak ada lagi pemimpin yang dianggap menipu rakyat.
“Supaya tidak ada lagi presiden macam Jokowi yang pembohong ini gitu loh, yang merusak bangsa ini, menghancurkan bangsa ini. Sok menyatakan ijazah itu asli, padahal palsu, seribu persen palsu,” tegasnya tanpa ragu.
Selain membeberkan lokasi percetakan, Rustam kembali menyerang kejanggalan pada fisik lembar dokumen, khususnya foto yang tertera pada ijazah tersebut.
Ia mengklaim terdapat perbedaan anatomi wajah yang sangat mencolok dengan ciri khas Jokowi asli:
“Foto itu bukan foto Jokowi, gigi yang gingsul itu bukan gigi Jokowi, bibir Jokowi itu tidak seperti itu, bibir Jokowi itu kalau kita perhatikan sebelah kirinya miring. Yang ini rata, bibirnya agak tebal, itu bukan Jokowi,” serunya merinci detail perbedaan.
Hingga berita ini diturunkan, perselisihan hukum ini masih bergulir panas di pengadilan.
Sementara itu, sosok Eko Sulistyo yang namanya terseret dan terus disudutkan oleh Rustam masih memilih bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi atas tuduhan serius tersebut!