Lokasi Penembakan Trump Pernah Jadi Saksi Bisu Tragedi Reagan 45 Tahun Silam

WARTADEMOKRASI.COM – Sejarah kelam seolah berulang di Hotel Washington Hilton.

Insiden penembakan yang memaksa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dievakuasi pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat, terjadi di lokasi yang sama dengan upaya pembunuhan Presiden Ronald Reagan 45 tahun silam.

Peristiwa mencekam ini pecah saat jamuan makan malam tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih sedang berlangsung.

Suara letusan senjata api sontak memicu kepanikan massal di dalam gedung, membuat para tamu undangan berserakan mencari perlindungan.

Petugas keamanan dari Secret Service bergerak kilat.

Dalam hitungan detik, mereka membentuk barikade pengamanan dan langsung membawa Presiden Trump keluar dari lokasi kejadian melalui jalur evakuasi darurat.

Mengulang Tragedi 1981

Catatan sejarah mencatat, pada 29 Maret 1981, John Hinckley Jr. melepaskan enam tembakan ke arah Presiden Ronald Reagan tepat di luar hotel yang sama.

Kala itu, maut nyaris menjemput Reagan setelah sebutir peluru memantul dari limusin kepresidenan dan bersarang di paru-parunya.

Reagan sempat berada dalam kondisi kritis akibat kehilangan banyak darah sebelum akhirnya berhasil diselamatkan melalui operasi darurat di Rumah Sakit Universitas George Washington.

Peristiwa itu hingga kini diingat sebagai salah satu kegagalan keamanan paling fatal dalam sejarah kepresidenan AS.

Pelaku Dilumpuhkan, Motif Masih Misteri

Empat dekade lebih berlalu, Washington Hilton kembali menjadi titik panas.

Dalam insiden terbaru yang menimpa Trump, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tersangka penembakan telah berhasil diringkus.

Petugas terpaksa melepaskan tembakan terukur yang melukai pelaku untuk melumpuhkan aksinya.

“Tersangka sudah diamankan setelah dilumpuhkan oleh petugas di lokasi,” ujar sumber otoritas keamanan setempat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan Biro Investigasi Federal (FBI) masih melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap motif di balik aksi nekat pelaku.

Lokasi kejadian kini dalam pengawalan ketat, sementara publik Amerika kembali diingatkan pada kerentanan keamanan pemimpin negara di tempat-tempat bersejarah yang memiliki rekam jejak kelam.

Sumber: Inilah

Kamu mungkin suka