Spesifikasi Emmo JVX GT Motor Listrik MBG Rp56,8 Juta untuk Kepala SPPG

WARTADEMOKRASI.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan kendaraan operasional roda dua berbasis listrik untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan tugas di lapangan.

Meski sempat ramai diperbincangkan di media sosial, Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa kendaraan tersebut belum didistribusikan karena masih dalam proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN).

“Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan,” ujar Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Sejumlah unit motor listrik berwarna biru muda dilaporkan telah tiba di Indonesia.

Kendaraan tersebut diduga merupakan dua model dari merek Emmo, yakni tipe trail JVX GT dan skuter matik JVH Max.

Motor trail Emmo JVX GT dipasarkan dengan harga sekitar Rp56,8 juta.

Kendaraan ini dirancang untuk medan berat maupun jalan raya, sehingga cocok digunakan di wilayah dengan kondisi geografis beragam.

Motor listrik tipe trail ini dibekali sejumlah fitur unggulan, si antaranya, tenaga maksimal hingga 7.000 watt, kecepatan puncak mencapai 80 km/jam, jarak tempuh hingga 70 km, baterai 72V 31Ah (dual battery, bisa dilepas-pasang), dan Fast charging dari 30% ke 80% dalam 1 jam.

Dari sisi dimensi, motor ini memiliki panjang 2.080 mm, lebar 810 mm, dan tinggi 1.150 mm.

Sementara ukuran ban menggunakan 19 inci di depan dan 18 inci di belakang, mendukung performa di medan off-road.

Selain tipe trail, BGN juga menyiapkan model Emmo JVH Max yang lebih cocok digunakan di wilayah perkotaan.

Motor ini memiliki desain ergonomis khas skuter matik dengan performa yang cukup mumpuni.

Kecepatan maksimalnya mencapai 90 km/jam dengan jarak tempuh hingga 70 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Dadan juga meluruskan informasi yang beredar terkait jumlah pengadaan motor listrik tersebut.

Ia menegaskan bahwa kabar mengenai 70 ribu unit tidak benar.

“Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, termasuk konten viral yang menunjukkan motor listrik berlogo BGN dalam kondisi terbungkus plastik.

Pengadaan kendaraan listrik ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Dengan kendaraan operasional yang sesuai dengan berbagai kondisi medan, diharapkan para Kepala SPPG dapat melakukan peninjauan secara lebih efektif, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.

Selain itu, penggunaan motor listrik juga dinilai lebih efisien dalam biaya perawatan karena minim komponen dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Sumber: Herald

Kamu mungkin suka