WARTADEMOKRASI.COM – Banyuwangi, Jawa Timur kerap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim libur, termasuk libur akhir tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Taufik Hidayat mengatakan biasanya terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi hingga dua kali lipat pada libur akhir tahun dibanding hari biasa.
“Apalagi akhir tahun ini, biasanya ada peningkatan wisatawan ke Banyuwangi secara signifikan. Bisa meningkat sampai dua kali lipat biasanya,” kata Taufik melalui sambungan telepon, Selasa (11/11/2025).
Peningkatan jumlah wisatawan ini, sambungnya, dapat dilihat dari membludaknya wisatawan di tempat wisata. Serta, okupansi hotel-hotel di Banyuwangi juga meningkat.
Bicara soal wisata Banyuwangi tentu tidak jauh-jauh dari wisata Kawah Ijen, salah satu spot wisata popular bagi wisatawan.
Namun, wisata di Banyuwangi tak melulu soal Kawah Ijen, ada pula spot wisata lainnya yang menarik dikunjungi.
Taufik merekomendasikan beberapa spot berikut jika berkunjung ke Banyuwangi saat liburan:
Kata Taufik, di Sendang Seruni terdapat kolam yang cocok disambangi jika ingin berenang di air yang sejuk.
“Airnya bening, jadi kalau untuk mandi itu adem banget,” kata Taufik.
Sendang Seruni merupakan sumber air mata pengunungan yang terletak di bawah kaki Gunung Ijen.
Sehingga udara sejuk khas pegunungan akan terasa saat para wisatawan datang ke objek wisata Sendang Seruni.
Kolam alami Sendang Seruni berada di tengah perkebunan kopi, banyak pepohonan rimbun di sekitar yang membuat teduh.
Para wisatawan dapat berenang di kolam alami dengan kedalaman sekitar 130 sampai 160 sentimeter, menikmati kesegaran sumber air pegunungan.
Biaya masuk Sendang Seruni cukup terjangkau, mulai Rp 7.500 per orang untuk anak sampai dewasa.
Sementara untuk persewaan ban mulai Rp 5000 sampai Rp 10.000. Biaya tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola objek wisata.
Sendang Seruni berada di Dusun Sumberwatu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Jika menyukai suasana alam yang asri, kamu bisa berkunjung ke Air Terjun Jagir. Air terjun ini berlokasi di Dusun Kampung Anyar, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
“Ada juga Air Terjun Jagir, air terjun yang eksotis, ini masih berada di sekitar Ijen,” kata Taufik.
Keunikan Air Terjun Jagir yakni terdapat tiga air terjun dalam satu kawasan.
Dua di antaranya terletak saling berdekatan bahkan sering disebut sebagai air terjun kembar.
Adapun air terjun satunya lagi berjarak sekitar 300 meter di sebelah barat air terjun kembar.
Air terjun tersebut letaknya terpisah dari air terjun kembar dan lebih tinggi daripada air terjun kembar. Airnya berasal dari hulu sungai yang berbeda.
Pengunjung dapat menikmati segarnya air yang berasal dari mata air dan pemandangan asri di sekitarnya.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata Air Terjun Jangir akan dikenakan tiket masuk mulai dari Rp 5.000.
Bergeser ke arah pesisir, wisatawan bisa berkunjung ke Pantai Boom. Lokasinya ada di Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, Jawa Timur.
“Pantai Boom ini strategis, di tengah kota, luas, tempatnya juga asyik,” kata Taufik.
Di Pantai Boom wisatawan bisa berfoto di jembatan Pantai Boom nan instagramable.
Lampu-lampu di jembatan tersebut akan menyala di malam hari dan membuat jembatan ini tampak begitu megah. Kamu yang berfoto di sini akan merasa seperti berada di Helix Bridge Singapura.
Selain itu, di sini wisatawan juga bisa menyaksikan pemandangan matahari terbit sembari menghadap langsung ke Selat Bali.
Ke Banyuwangi belum lengkap jika belum mampir ke De Djawatan Forest. Tempat wisata dengan pohon-pohon trembesi yang menjulang tinggi ini seolah membawa wisatawan ke dunia dalam dongeng atau film.
Di sini, wisatawan bisa menjelajahi kawasan sembari berfoto di antara pohon-pohon besar.
Di De Djawatan juga ada jasa fotografer jika ingin mendapatkan hasil dokumentasi yang lebih bagus.
Harga jasa foto di sana berkisar mulai dari Rp 20.000 untuk 10 foto yang bisa dikirim melalui file OTG Iphone maupun Android.
Berikut harga tiket masuk De Djawatan Forest:
Penting diketahui bahwa harga tiket bisa berubah, maka dari itu sebaiknya cek secara berkala sebelum datang ke lokasi.
Untuk jam bukanya, De Djawatan Forest buka mulai pagi hingga sore, yakni mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB.