DEMOCRAZY.ID – Analis Rocky Gerung menegaskan dirinya tidak yakin Prabowo Subianto akan bertahan hingga 2029 dalam sebuah padcast dengan sejumlah alasan.
Menanggapi hal itu, Prof Henri Subiakto di akun X-nya, @henrysubiakto memberikan pendapatnya.
“Saya tidak membenarkan prediksi RG 100%. Tapi membenarkan kemungkinan itu terjadi jika Prabowo masih nekad gak mau mendengarkan masukan dari suara suara jernih mewakili mayarakat yang aktif. Keadaan Indonesia bisa akan makin memburuk ke depan,” tulisnya, Senin (16/03/2026).
Menurutnya, Prabowo tak hanya akan menghadapi gelombang kekecewaan rakyat di dalam negeri terkait BoP, ART dan MBG.
“Prabowo juga akan dapat tekanan dengan melambungnya harga minyak dunia. Tekanan karena perilaku Trump yang memunculkan komplesitas dampak perang, di kawasan Teluk. Ditambah dampak kebijakan AS yg sembrono yang bisa memungkinkan krisis ekonomi global dan nasional,” jelasnya.
Guru besar Unair itu menjelaskan, keadaan yang memburuk, secara politik dan ekonomi ke depan ini di dalam negeri bisa dimanfaatkan oleh kekuatan politik yang ingin mengambil keuntungan sesuai kepentingan mereka.
“Itulah yang membenarkan prediksi Rocky Gerung terkait nasib Prabowo Ke depan,” tegasnya.
Tapi ada kemungkinan juga kata dia Prabowo akan tetap berkuasa dan makin menguat jika ia mampu memahami aspirasi mayoritas rakyat dan melaksanakannya.
“Prabowo itu dituntut bisa bertindak terhadap lingkungan kekuasaannya yg banyak memunculkan kekecewaan pada rakyat. Serta dituntut mampu dan cerdas memimpin negara menghadapi krisis ekonomi dan politik global dan nasional,” ujarnya.
Untuk itu Prabowo dalam waktu dekat menurut dia dituntut benar-benar bersedia mengevaluasi MBG, BoP dan ART.
“Bersedia mengevaluasi pemerintahan yg tidak efisien, dan tidak sinergi dengan baik. Untuk itu Ia harus segera menyingkirkan, atau mengamputasi benalu yg mengganggu kredibilitas pemerihtahnya. Tanpa itu semua, apa yg diprediksi Rocky Gerung bisa benar benar terjadi,” tandasnya.
Sumber: Herald