Sebelum Heboh Ingin Kuasai Greenland, Ini 7 Wilayah AS yang Diperoleh dari Merebut atau Membeli

WARTADEMOKRASI.COM – Amerika Serikat sedang gencar-gencarnya ingin menguasai wilayah Greendland baik dengan cara membeli atau dengan cara lainnya meski belum mencapai kesepakatan dengan pemerintah Denmark.

Jauh sebelum kontrovesi ini, Amerika sebanrnya telah mendapatkan beberaoa wilayah dari negara lain. Menariknya beberapa wilayah ini diperoleh dengan cara dibeli bahkan direbut.

Ada 7 wilayah AS yang diperoleh dari negara lain. Apa saja? Berikut ulasannya.

Alaska

Alaska mulanya merupakan wilayah Rusia yang kemudian dibeli oleh AS pada tahun 1867.

Sejak tahun 1700-an, Rusia telah mendiami tempat ini tetapi dengan populasi yang relatif kecil yang meningkatkan kendala keuangan serta kekalahan dalam Perang Crimea.

Rusia akhirnya menawarkan Alaska kepada As dengan harapan untuk menghalangi pengaruh Inggris.

Menlu AS, William Seward setuju untuk membelinya seharga USD7,2 juta (USD157,7 saat ini).

Louisiana

Louisiana dibeli As atas kesepakatan tahun 1803 seluas 530 juta hektare dari Prancis seharga USD15 juta (sekitar USD430,3 saat ini).

Napolean sempat merebut kembali tempat itu dari Spanyol, tetapi ancaman perang Inggris dan kekalahan militer di Karibia membuat Prancis menawarkannya ke AS.

Seluruh wilayah Louisiana ditawarkan kepada utusan AS James Monroe dan Robert Livingston.

Gadsden

AS juga telah membeli wilaua Gadsen dari Meksiko pada tahun 1854 dengan luas wilayah 29.670 mil persegi dari Meksiko.

Daerah ini lantas menjadi bagian dari Arizona dan New Mexico—seharga USD10 juta.

Gadsden menjadi wilayah yang menyediakan jalur untuk kereta api transkontinental selatan dan bertujuan untuk meredakan perselisihan pasca-Perang Meksiko-Amerika.

Sekaligus menjadi rute yang datar dan lebih mudah untuk menuju ke Samudra Pasifik.

Florida

Bukan dengan pemeblian, pengakuan wilayah Florida sebagai milik As berakar dari pemberontakan yang kemudian membuat Presiden James Madisom menggunakan kesempatan tersebut untuk mengklaim wilayah antara Mississipi dan Perdido.

Inggris awalnya mengembalikan Florida Timur dan Barat kepada Spanyol pada tahun 1783. Namun, terjadilan pemberontakan pada 1810 silam.

Pihak AS mengklaim wilayah tersebut sudah termasuk pembelian atas Lousiana tahun 1803 yang memang saat itu posisi Spanyol sudah lemah selama terjadinya invansi Napoleon.

Texas

Awal kemerdekaan Meksiko pada tahun 1821, Texas adalah wilayah Meksiko yang berjuluk ‘Coahuila y Tejas’ yang juga merupakan sebuah provinsi.

Wilayah ini juga dulunya bermukim imigram Anglo-Amerika atas izin Meksiko.

Tahun 1836, texas memisahkan diri dari Meksiko dan memilih untuk merdeka sebagai Republic of Texas selama hampir 10 tahun kala itu.

Texas kemudian memilih untuk bergabung dengan AS sementara Meksiko tak pernah mengakui Texas merdeka.

AS secara resmi menganeksasi Texas pada tahun 1845, sekaligus menjadikannya negara bagian ke-28 AS.

Hawaii

Kerajaan Hawaii digulingkan oleh sekeolmpok penduduk dan pengusaha yang telah bersekutu dengan AS pada tahun 1893. Mereka melengserkan Ratu Lili’uokalani.

Mereka kemudain mengesahkan Resolusi bersam apada kongres AS untuk menganekasai Hawaii di abwah kendali AS. Pada 21 Agustus 1959, hawai menjadi negara bagian AS ke-50.

Oregon

isu diplomatik utama AS pada abad ke-19 adalah wilayah di Oreegon yang diklaim oleh beberapa negara seperti Spanyol, Inggris Raya, Rusia dan AS.

Spanyol lebih dulu mundur pada tahun 1819 yang membuat As menatang Rusia yang memberikan monopoli pedaganagan kepada rakyat yang ada di pantai Pasifik.

As dan Inggris masih kekeuh mengklaim wilayah ini yang berakhir gagal dalam pemutusan batas wilayah hingga ditunda pada tahun 1827.

Oregon kemudian menjadi bagian dari As setelah ditetapkan dalam Perjanjian Oregon tahun 1846.

Sumber: Fajar

Kamu mungkin suka