Dilaporkan Eggi Sudjana-Damai Hari, Roy Suryo Sindir 2 Tuyul Temui Jin Ifrit!

WARTADEMOKRASI.COM – Pakar telematika Roy Suryo menanggapi soal dirinya bersama Ahmad Khozinudin yang dilaporkan oleh Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Dia mengaku tertawa atas laporan tersebut.

“Jadi saya tanggapi dengan ketawa dan senyum saja,” kata Roy Suryo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026).

Dia kemudian menunjukkan sebuah gambar ilustrasi dengan tulisan ‘Dua Tuyul Menemui Jin Ifrit’.

“Jadi waktu itu di tangga ini saya hanya mengatakan kita kehilangan dua tuyul. Jadi nanti kalau prosesnya dilanjutkan, berarti Polda Metro Jaya harus memproses dua tuyul, itu saja,” ujar dia.

Sebelumnya, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis melaporkan Roy Suryo dan kuasa hukumnya Ahmad Khozinudin ke Polda Metro Jaya terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

“Benar, pada Minggu, 25 Januari 2026, telah diterima dua laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik dan atau fitnah serta pencemaran nama baik melalui media elektronik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Senin (26/1/2026).

Laporan Eggi dan Damai diterima Polda Metro Jaya dalam dua laporan polisi (LP) yang berbeda.

Dalam LP yang dibuat Eggi, dia melaporkan Roy Suryo dan Khozinudin.

Sementara dalam LP yang dilayangkan Damai, dia melaporkan Roy Suryo.

“Pelapor merasa bahwa nama baiknya telah dicemarkan oleh pernyataan terlapor yang disampaikan di media,” ucap Budi.

Rustam Effendi Tuding Eggi Sudjana Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi!

Tersangka kasus fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Rustam Effendi, menuding Eggi Sudjana merupakan sosok di balik isu ijazah palsu Jokowi yang selama ini bergulir.

Sebagai informasi, status tersangka Eggi Sudjana dalam perkara ini telah digugurkan Polda Metro Jaya.

“Saya kasih tahu Pak Jokowi, orang besar itu memang ada. Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan satu lagi orang besar itu ada di TPUA, namanya Eggi Sudjana,” kata Rustam di Polda Metro Jaya, Kamis (22/1/2026).

Secara terang-terangan, Rustam menyebut Eggi Sudjana sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam proses yang sudah berjalan bertahun-tahun.

“Jadi silakan Pak Jokowi bertanya oleh Eggi Sudjana karena proses ini, Eggi Sudjana yang melakukan bertahun-tahun. Bukan orang lain, bukan partai-partai lain, bukan Pak SBY atau bukan PDIP. Eggi Sudjana. Ini saya ngomong jujur, karena saya di situ,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, dirinya bersama sejumlah tokoh TPUA datang untuk menguatkan solidaritas dengan Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Dokter Tifa (RRT).

Dia tetap meyakini ijazah Jokowi adalah palsu dan dibuat oleh pihak tertentu.

“Karena apa? Karena saya sendiri meyakini ijazah Jokowi itu ada yang buat artinya ijazah itu palsu,” imbuhnya.

Rustam menegaskan pihaknya akan tetap bersama RRT untuk membuktikan bahwa ijazah Jokowi palsu.

“Oleh karena itu kami akan tetap bersama RRT untuk membuktikan bahwasanya ijazah Jokowi memang benar-benar palsu. Karena apa? Ada pembuatnya,” katanya.

Dia bahkan menyebut satu nama yang menurutnya kerap beredar di kalangan aktivis.

“Saya selalu sebutkan namanya Eko Sulistyo. Di situ beredar di kalangan aktivis. Saya minta Eko Sulistyo hadir klarifikasi, kita ketemu,” katanya.

Sumber: INEWS

Kamu mungkin suka